Seorang ibu pernah berkata, “Bagaimanapun anak-anak saya bersalah, saya akan membelanya mati-matian di depan orang, meski mungkin sesampainya di rumah saya akan menggebuknya habis-habisan!” kedengarannya sangat egois dan kejam, bukan? Tapi yang dimaksudkan ibu itu bukanlah supaya anak-anaknya boleh dengan bebas melakukan kesalahan-kesalahan, melainkan ia ingin menanamkan dalam diri anaknya-anaknya, bahwa bila mereka yakin bahwa apa yang mereka lakukan itu benar, maka anak-anaknya itu harus maju terus dengan berani, dan tidak usah takut pada pendapat orang banyak. Sikap yang sama dilakukan oleh ayah Gideon ketika Gideon ketahuan penduduk kampungnya telah menghancurkan segala perlengkapan penyembahan dewa Baal. Ketika Gideon dicecar dan dituntut pertanggung-jawabannya - Yoas, ayahnya, maju ke depan dan membela puteranya itu. “Kalau Baal memang berkuasa, biarlah ia membela dirinya sendiri!” seru Yoas(Hakim 6:31). Bisa jadi bahwa Yoaspun sudah lama tidak setuju dengan penyembahan berhala i...
Kumpulan Renungan & Inspirasi